Dispora Kutim Dorong Aktivitas Positif Pemuda demi Cegah Penyimpangan Sosial

Foto : Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan.

Instankaltim.com – Kutim – Perkembangan teknologi dan dinamika kehidupan remaja saat ini menghadirkan beragam tantangan baru bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), khususnya dalam hal pembinaan generasi muda.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan menegaskan pentingnya menyediakan ruang dan kegiatan positif bagi generasi muda agar mereka memiliki wadah yang sehat untuk berkembang.

“Salah satu strategi pencegahan terhadap perilaku negatif dikalangan remaja adalah dengan memastikan generasi muda memiliki kesibukan dan aktivitas yang bermanfaat,” ujar Basuki Isnawan, saat ditemui di Hotel Royal Viktoria Sangatta, Jumat (28/11/2025).

Basuki mengungkapkan saat anak muda dilibatkan dalam kegiatan yang terarah, produktif, dan menyenangkan, peluang mereka terseret ke dalam tindakan berisiko negatif akan jauh lebih kecil, sehingga waktu mereka tidak terbuang dan bermanfaat.

“Kita harus menciptakan ruang. Kalau anak-anak sibuk dengan kegiatan positif, mereka tidak sempat untuk hal-hal yang merugikan seperti narkoba, judi online, atau aktivitas lain yang tidak baik,” ungkapnya.

Basuki menjelaskan, dunia digital dan game online yang saat ini begitu digemari anak muda, justru dapat menjadi sarana efektif untuk mengalihkan energi mereka ke arah yang lebih baik. Dengan perkembangan E-sport yang lebih kompetitif dapat menjadi wadah yang membangun, bukan sekadar hiburan kosong.

“Salah satu yang bisa kita berikan ya melalui E-sport itu tadi, soalnya sekarang kan banyak sekali anak-anak kita yang suka bermain game,” jelasnya.

Tak hanya E-sport, ia juga mendorong berbagai kegiatan olahraga dan kepemudaan lainnya di seluruh kecamatan. Aktivitas seperti sepak bola, bola voli, hingga kegiatan seni dapat menjadi benteng yang kuat dalam mengantisipasi penyimpangan sosial.

“Fokus kita tidak hanya di daerah perkotaan ya, pembinaan generasi muda bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi investasi jangka panjang bagi kita untuk anak muda disini,” tutupnya.(Adv).

Penulis: Dirhan

Exit mobile version