Anev Kamtibmas 2025, Kapolres Kutim Sebut Tindak Kejahatan Menurun namun Kecelakaan Lalu Lintas Naik

Foto : Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 Polres Kutim.

Instankaltim.com – Kutim – Kapolres Kutai Timur (Kutim) AKBP Fauzan Arianto memaparkan hasil Analisis dan Evaluasi (Anev) Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) sepanjang tahun 2025.

Pemaparan tersebut disampaikan dalam kegiatan Konferensi Pers Akhir Tahun 2025, di Ruang Auditorium Polres Kutim, Bukit Pelangi, Sangatta, Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah, PJU Polres Kutim dan seluruh jajaran Polres Kutim.

AKBP Fauzan Arianto mengatakan sejumlah indikator di tahun 2025 menunjukkan tren positif dibandingkan tahun 2024. Jumlah kejahatan pada tahun 2025 tercatat sebanyak 622 kasus, mengalami penurunan 4 kasus atau sekitar 1 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 626 kasus.

“Penyelesaian perkara juga mengalami penurunan dari 565 kasus menjadi 548 kasus, namun persentase penyelesaian masih berada pada angka 88 persen,” ujar AKBP Fauzan.

AKBP Fauzan mengungkapkan jumlah pelanggaran justru mengalami kenaikan signifikan. Pada tahun 2025 tercatat 46 kasus pelanggaran, meningkat 20 kasus atau 76 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk gangguan kamtibmas tercatat nihil, turun 100 persen dari 7 kasus pada tahun 2024. Sedangkan kejadian bencana mengalami sedikit kenaikan dari 13 menjadi 14 kejadian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, AKBP Fauzan juga menjelaskan di bidang lalu lintas, angka kecelakaan pada tahun 2025 tercatat sebanyak 57 kasus, naik 5 kasus atau 10 persen dibandingkan tahun 2024.

“Korban meninggal dunia meningkat dari 13 menjadi 17 orang, sedangkan korban luka berat justru menurun dari 60 menjadi 56 orang. Untuk korban luka ringan turun tipis dari 19 menjadi 18 orang dan erugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas tercatat meningkat menjadi sekitar Rp 858 juta,” jelasnya.

AKBP Fauzan juga menegaskan sejumlah upaya pencegahan terus dilakukan Polres Kutim untuk meminimalisir kecelakaan lalulintas, di antaranya optimalisasi kegiatan police goes to campus, edukasi keselamatan berlalu lintas melalui media sosial dan media massa.

“Kami juga terus meningkatkan patroli di daerah rawan kecelakaan, hingga pemasangan rambu dan spanduk imbauan keselamatan untuk meminimalisir angka kecelakaan lalulintas di Kutim,” pungkasnya.(H).

Exit mobile version