IMG-20251122-WA0018 4044166e-f72e-47b4-b4bc-ae5d3e481f14

Kapolres Kutim Siapkan SPPG dan Perketat Pengawasan Bapokting di Bulan Ramadan Hingga Jelang Idulfitri 1447 H

Foto : Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto.

Instankaltim.com – Kutim – Kapolres Kutai Timur (Kutim) AKBP Fauzan Arianto memimpin jalannya press release beberapa kegiatan yang telah dilakukan Polres Kutim serta pengungkapan beberapa kasus menonjol, di Auditorium Polres Kutim, Senin (23/02/2025).

Kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah. Turut hadir Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Rezky Nur Harismeihendra, Kasat Narkoba Polres Kutim, IPTU Erwin Susanto Kasat Reskrim Polres Kutim, AKP Rangga Asprilla Fauza, Kabag OPS Jarwanto, Kasi Humas, AIPTU Wahyu Winarko dan jajaran Polres Kutim.

Mengawali penyampaiannya, Kapolres AKBP Fauzan Arianto menyampaikan menindaklanjuti hasil Rapat pimpinan (Rapim) Polri, Kapolri melalui Polda Kalimantan Timur (Kaltim), khusunya Polres Kutim akan terus mendukung program Astacita Presiden RI melalui program ketahanan pangan.

“Kami akan terus berupaya mendukung ketahanan pangan khusunya di bidang jagung. Pada bulan Maret 2026, kami juga akan melaunching atau operasionalisasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di samping Mako Polsek Sangatta Utara,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

AKBP Fauzan menegaskan pihaknya juga tengah mempersiapkan operasional SPPG yang berada di lingkungan Polres Kutim, sembari terus membenahi dan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional.

“Kami terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional, untuk bisa melengkapi apa saja yang harus dilengkapi, baik bersifat administrasi maupun terkait dengan teknik operasionalnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, AKBP Fauzan juga menjelaskan Presiden RI Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh jajaran Polri untuk melakukan pemantauan Bahan Pokok Penting (Bapokting) di wilayah masing-masing, selama bulan suci Ramadan dan menjelang perayaan idul fitri 1447 H.

“Satgas Pangan Polres Kutim di dukung berbagai stakeholder terkait, terus memantau kestabilan harga Bapokting yang ada di Kutim, termasuk juga bahan gas atau elpiji. Mengingat aktifitas masyarakat yang terus meningkat, khususnya di bulan suci Ramadan dan menjelang idul fitri 1447 H,” jelasnya.

Lebih jauh, pihaknya juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya penimbunan Bapokting oleh oknum tidak bertanggung jawab yang dapat memicu kelangkaan serta lonjakan harga di pasaran.

“Kami akan siap menindak tegas apabila ada oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan upaya penimbunan bahan pokok penting,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *