Kolaborasi SMKN 1 Sangatta Utara dan PT KPC Cetak SDM Siap Kerja Melalui Pembekalan PKL

Foto : Tim HSE dan HR PT KPC berikan materi pembekalan PKL tentang dunia kerja di Ruang Serba Guna SMKN 1 Sangatta Utara, Rabu (03/06/2026).

Instankaltim.com – Kutim – Menjelang terjun ke dunia industri melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL), para siswa SMKN 1 Sangatta Utara mendapatkan pembekalan khusus dari PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang berlangsung di Ruang Serba Guna SMKN 1 Sangatta Utara, Rabu (03/06/2026).

Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan para siswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja profesional sejak hari pertama menjalani magang.

Pembekalan tersebut merupakan bagian dari kerja sama berkelanjutan antara SMKN 1 Sangatta Utara dan PT KPC yang selama ini tidak hanya berfokus pada pelaksanaan PKL, tetapi juga pembinaan pendidikan di lingkungan sekolah.

Wakil Humas sekaligus Ketua Panitia PKL 2026 SMKN 1 Sangatta Utara, Sandra Junedi Juanda, mengatakan PT KPC menjadi salah satu perusahaan tujuan favorit para siswa karena memiliki tingkat penyerapan peserta PKL yang cukup tinggi.

“Kerja sama dengan KPC salah satunya di bidang pembinaan di sekolah termasuk PKL. KPC merupakan industri primadona, dan daya serap peserta PKL dari SMKN 1 Sangatta Utara termasuk yang paling tinggi,” ujar Sandra.

Menurut Sandra, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri sangat penting untuk meningkatkan kompetensi siswa. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus diperkuat.

“Kami berharap para pelajar memperoleh pengalaman dan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini,” harapnya.

Sementara itu, Superintendent Community Health and Education (CHE) PT KPC, Febriana Kurniasari, menjelaskan pembekalan diberikan sebagai langkah awal agar siswa memahami standar keselamatan dan budaya kerja yang berlaku di lingkungan industri sebelum memulai PKL.

“Materi yang disampaikan meliputi Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH), pengenalan budaya kerja perusahaan, sikap profesional, aturan perusahaan, standar operasional prosedur (SOP), hingga pemahaman mengenai struktur organisasi di dunia industri,” jelas Febriana Kurniasari.

Febriana menuturkan, materi tersebut disampaikan langsung oleh tim HSE dan HR PT KPC. Pemahaman tentang keselamatan kerja menjadi salah satu aspek penting yang harus dimiliki siswa, karena lingkungan industri memiliki standar dan tantangan yang berbeda dibandingkan lingkungan sekolah.

“Melalui pembekalan ini, para peserta mendapatkan gambaran nyata mengenai penerapan budaya keselamatan yang menjadi prioritas utama perusahaan,” tuturnya.

“Melalui pembekalan ini, KPC berusaha mendampingi siswa sejak awal. Sebelum mereka menjalani PKL, kami memberikan gambaran terlebih dahulu mengenai budaya kerja dan lingkungan industri yang akan mereka hadapi,” tambahnya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat tentang kedisiplinan, keselamatan kerja, dan etika profesional.

“Bekal ini menjadi modal penting bagi mereka untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif dan dinamis,” pungkasnya.

Exit mobile version