Instankaltim.com – Kutim – PT Kaltim Prima Coal (KPC) terus mendorong tumbuhnya kepedulian generasi muda terhadap lingkungan. Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan Green Olympic Goes To School yang digelar di Gedung Pertemuan SMAN 2 Sangatta Utara (SMADA), Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Divisi Health, Safety, Environment and Security (HSES) KPC tersebut diikuti ratusan pelajar dari 18 SMA dan SMK di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Program ini menjadi lanjutan dari Green Olympic tingkat Sekolah Dasar yang sebelumnya digelar di SDN 010 Sangatta Utara pada 16 Juli 2026.
General Manager Health, Safety, Environment and Security (HSES) KPC, Handi Suhadi, mengatakan keterlibatan dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga harus ditanamkan kepada generasi muda sebagai penerus pembangunan.
“Kami berharap pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan dapat diterapkan oleh para pelajar dalam kehidupan sehari-hari. Perusahaan terus berkomitmen mengelola lingkungan melalui berbagai program, kebijakan efisiensi energi, pengurangan emisi, inovasi hijau, hingga program tanggung jawab sosial,” ujar Handi.

Handi mengungkapkan sebagai bentuk dukungan terhadap penghijauan, PT KPC menyerahkan 25 bibit tanaman endemik lokal yang terdiri dari ulin, meranti merah, kapur, gaharu, kayu putih, dan nyamplung. Bibit tersebut diterima oleh Plh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Kalimantan Timur, Paeran, bersama Kepala SMAN 2 Sangatta Utara, Hasrul.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung reklamasi dan pengelolaan lahan pascatambang, agar kembali produktif serta mampu menjadi habitat yang mendukung keberlangsungan flora dan fauna,” ungkapnya.
Sementara itu, Plh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Kaltim, Paeran mengapresiasi inisiatif KPC yang melibatkan kalangan pelajar dalam kampanye pelestarian lingkungan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat memotivasi sekolah-sekolah di Kutim untuk terus membangun budaya peduli lingkungan melalui berbagai aksi nyata, salah satunya gerakan menanam pohon di lingkungan sekolah.
“Saya juga berharap para guru terus membimbing siswa dengan pendekatan yang ramah dan disiplin positif agar lahir generasi yang berkualitas, berdaya saing, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala SMAN 2 Sangatta Utara, Hasrul, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan KPC menjadikan sekolahnya sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan.
Menurutnya, edukasi lingkungan sangat relevan dengan program sekolah yang sedang mengembangkan budaya peduli lingkungan melalui program Sekolah Adiwiyata.
“Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi peserta didik tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kami berharap Green Olympic Goes To School dapat terus dilaksanakan setiap tahun, sehingga semakin banyak siswa yang memiliki kesadaran untuk melindungi lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang,” ujarnya.
Selain penyerahan bibit, para peserta juga mendapatkan materi interaktif mengenai proses pertambangan yang berkelanjutan, mulai dari tahap eksplorasi, mitigasi, pengelolaan tanah pucuk, reklamasi hingga pengelolaan pascatambang.
Materi disampaikan oleh Fahmi Syaifudin, yang menjelaskan bagaimana KPC menerapkan praktik pertambangan yang memperhatikan aspek lingkungan sejak tahap pra-penambangan, proses produksi, hingga pemulihan lahan setelah kegiatan tambang selesai.
Melalui Green Olympic Goes To School, KPC berharap semakin banyak generasi muda di Kutai Timur yang memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta berperan aktif menjaga keberlanjutan alam di masa depan.













