Penataan Road 9 Sangatta Segera Rampung, KPC Siapkan Wajah Baru Kota Sangatta dan Ruang bagi UMKM

Foto : Tampilan kawasan Road 9 Sangatta, Kutai Timur, Minggu (06/09/2026).

Instankaltim.com – Kutim – Kawasan Road 9 Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), perlahan mulai berubah. Penataan infrastruktur jalan utama dan sejumlah fasilitas publik yang dilakukan PT Kaltim Prima Coal (KPC) kini menunjukkan perkembangan signifikan dan ditargetkan segera rampung.

Proyek penataan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercantik kawasan jalan poros utama di Sangatta Utara sekaligus menghadirkan wajah baru kawasan yang selama ini menjadi salah satu akses penting masyarakat.

General Manager External Affairs and Sustainable Development (GM ESD) PT KPC, Wawan Setiawan, melalui Manager External Relations KPC, Nanang Supriyadi, mengatakan penataan Road 9 tidak hanya berorientasi pada pembenahan fisik, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan kawasan yang lebih tertata dan representatif.

“Fokus utama penataan kawasan Road 9 ini diproyeksikan menjadi wajah baru Kota Sangatta,” ujar Nanang, Sabtu (05/09/2026).

Foto : Manager External Relations KPC, Nanang Supriyadi.

Nanang mengungkapkan pengerjaan kawasan Road 9 saat ini telah memasuki tahap akhir, meski proses pengerjaan proyek sebelumnya sempat mengalami penundaan atau delay pasca-Lebaran.

“Proses pengerjaannya sempat mengalami penundaan yang dipengaruhi sejumlah kendala, terutama persoalan logistik serta kepulangan tenaga kerja saat masa Lebaran,” ungkapnya.

Meski demikian, Nanang mengaku saat ini proses pengerjaan kembali berjalan dan terus dikebut. Ditargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu hingga dua bulan ke depan sebelum dilakukan peresmian secara resmi.

“Alhamdulillah saat ini progres pengerjaannya berjalan cukup baik, walaupun memang belum tuntas, karena masih ada beberapa yang masih kita kebut pekerjaannya,” ungkapnya.

Foto : Suasana kawasan Road 9 Sangatta saat sore hari.

Ia juga menjelaskan penataan kawasan Road 9 ini tidak hanya sekadar menghadirkan jalan yang lebih nyaman dan lingkungan yang lebih rapi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi aktivitas masyarakat, salah satunya penyediaan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Kehadiran area bagi UMKM diharapkan mampu membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus menjadikan kawasan Road 9 lebih hidup dan produktif,” jelasnya.

Ia menuturkan pengelolaan sektor ekonomi kerakyatan itu nantinya akan dilakukan melalui mekanisme kolaborasi antara pihak PT KPC, pengelola, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, serta pemerintah desa.

“Pastinya akan dilakukan kolaborasi, sebab itu sangat penting agar keberadaan pedagang dan pelaku UMKM dapat ditata secara rapi, terarah dan tepat sasaran tanpa mengganggu fungsi utama kawasan,” pungkasnya.

Exit mobile version