Instankaltim.com – Kutim – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah dengan mengintensifkan sosialisasi kepada pelajar tingkat SMP.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, mengatakan langkah ini dilakukan untuk menjaga lingkungan pendidikan tetap aman, kondusif, dan terbebas dari ancaman obat-obatan terlarang.
“Pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar menjadi salah satu perhatian kami yang terus dilakukan melalui edukasi secara berkala di sekolah,” ujar Mulyono saat ditemui awak media, Jumat (25/9/2026).
Mulyono mengungkapkan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak terkait yang memiliki kompetensi dalam memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba kepada siswa.
“Kami terus melarang dan membentengi siswa dari narkoba melalui sosialisasi berkala di sekolah agar lingkungan belajar tetap kondusif,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pemberian pemahaman sejak dini dinilai penting untuk membangun kesadaran siswa mengenai risiko penyalahgunaan narkoba. Edukasi di lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi langkah preventif agar pelajar tidak mudah terpengaruh maupun terlibat dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
“Selain menyampaikan informasi mengenai dampak narkoba, kegiatan sosialisasi juga diarahkan untuk membangun keberanian siswa dalam mengenali serta menghindari berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang,” jelasnya.
Ia juga menuturkan, upaya pencegahan akan terus dilakukan secara berkelanjutan agar sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang yang mampu melindungi perkembangan siswa dari berbagai ancaman sosial.
“Peran guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta pihak terkait sangat penting dalam memperkuat pengawasan terhadap pelajar dan menciptakan suasana belajar yang sehat serta aman,” pungkasnya.(Adv).
Penulis : Dirhan













