Instankaltim.com – Kutim – Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi didampingi Pj Kepala Desa Persiapan Singa Karta, Munawarah, mengunjungi salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pembuatan aneka kue kering (Kukar) di RT 55, Kalimutu, Desa Persiapan Singa Karta, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jumat (06/02/2026).
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sulasih, Act. Manager External Relations PT KPC, Felly Lung, PT PAMA Persada Nusantara, Pj Kades Persiapan Teluk Rawa, Durahman, Babinsa Sangatta Utara, dan Bhabinkamtibmas Sangatta Utara.
Camat Hasdiah Dohi mengatakan pihaknya sangat mendukung dengan adanya kegiatan UMKM di Kecamatan Sangatta Utara. Menurutnya, hal ini sejalan dengan 50 program Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman untuk peningkatan UMKM.
“Kami di Sangatta Utara sudah membagi masing-masing potensi. Khusus di Desa Sangatta Utara sebelum pemekaran, telah ditetapkan sebagai pusat ekonomi,” ujar Hasdiah Dohi.

Hasdiah mengaku banyak UMKM di Sangatta Utara telah lama berjalan yang membutuhkan pendampingan dan support untuk meningkatkan hasil produksinya.
“Dari kegiatan hari ini, kita bisa mengetahui bahwa di RT 55 Desa Persiapan Singa Karta ada UMKM pembuatan aneka kue kering, Kontak Tani Nelayan Andalan dan UMKM lainnya,” ungkapnya.
“Kepala seluruh pelaku UMKM, tetap meningkatkan potensinya dan kami dari pemerintah akan selalu mendampingi, baik dari kecamatan, desa bahkan kita akan komunikasikan ke tingkat kabupaten,” tambahnya.
Sementara itu, Hasni pemilik UMKM aneka kue kering mengatakan dirinya memulai usaha kue kering sejak tahun 2014 yang masih berjalan hingga sekarang dan telah mempekerjakan 7 orang warga.
“Produksi mencapai 15-20 dus dalam sehari, 1 dusnya berisik 12 toples. Dalam pembuatannya, sehari kami bisa menghabiskan 50 kg tepung terigu,” ujarnya.
Hasni mengungkapkan untuk wilayah pemasaran masih di sekitar Kutim dan Kota Bontang. Ia berencana memperluas jangkauan pemasaran ke daerah lain seiring meningkatnya kapasitas produksi dan permintaan pasar.

“Saat ini kami telah menerima pesanan dari Kecamatan Muara Wahau sebanyak 100 dus atau 100 lusin kue kering. Untuk harganya, 1 toples seharga Rp 35.000, 3 toples Rp 100.000 dan pesanan 12 toples atau 1 lusin di harga Rp 400.000 dengan kue kering berbagai macam rasa, sesuai keinginan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan usaha kue keringnya ini mulai berkembang pesat berkat pendampingan dari PT PAMA Persada Nusantara melalui program Lembaga Pembinaan Bisnis (LPB) yang diikutinya sejak tahun 2018 lalu.
“Untuk pemesanan langsung bisa datang ke kami di RT 55, Desa Persiapan Singa Karta, Kecamatan Sangatta Utara, Kutim. Pemesanan juga bisa langsung hubungi nomor WhatsApp kami : 0812 5753 9467 atau melalui Facebook : Hasni,” pungkasnya.
Sekedar informasi, adapun jenis kue kering yang tersedia, yakni, Nastar original, Nastar Keju, Nastar Daun, Nastar Gulung, Palem Sugar, Kue Rambutan, Putri Salju, Semprit, Kacang Bimoli, Kacang Disko, Kue Bolu dan lain-lainnya.(Her).














