IMG-20251122-WA0018 4044166e-f72e-47b4-b4bc-ae5d3e481f14

Di Balik Semarak Pawai YPMD, Satlantas Polres Kutim Setia Menjaga Irama Jalanan

Foto : Satlantas Polres Kutim kawal pawai Yayasan Pendidikan Muslim Darussalam (YPMD) dan pastikan arus lalulintas tetap lancar.

Instankaltim.com – Kutim – Jalan Pendidikan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tak seperti biasanya. Nampak Iring-iringan peserta pawai dari Yayasan Pendidikan Muslim Darussalam (YPMD) perlahan bergerak, membawa spanduk, bendera, dan semangat menyambut bulan suci Ramadan, pada Minggu (15/02/2026) pagi.

Suara lantunan salawat berpadu dengan riuh langkah peserta yang melintasi Simpang 3 Poros Pendidikan, Simpang 3 Hidayatullah, kawasan perbankan, hingga menuju SMPIT Daarussalaam. Warga yang berdiri di tepi jalan tampak melambaikan tangan, sebagian mengabadikan momen dengan telepon genggam mereka.

Di tengah suasana penuh suka cita itu, ada pemandangan lain yang tak kalah penting. Sejumlah personel berseragam lengkap berdiri di setiap simpang, mengangkat tangan memberi aba-aba, memastikan setiap kendaraan melambat dan memberi ruang bagi rombongan pawai.

Mereka adalah jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutim yang sejak pagi telah menempati titik-titik strategis. Dipimpin Kasat Lantas AKP Rezky Nur Harismeihendra, bersama IPTU Amirudin dan IPDA Sasnural selaku Perwira Pengendali, total 19 personel diterjunkan untuk mengawal jalannya kegiatan.

Sesekali terdengar peluit ditiup pendek. Tangan petugas terangkat tegas, menghentikan arus kendaraan dari arah berlawanan. Namun di balik ketegasan itu, terselip senyum ramah yang diberikan kepada pengendara maupun peserta pawai.

“Sejak sebelum kegiatan dimulai, kami sudah melakukan plotting personel di setiap simpang rawan kepadatan. Fokus kami adalah keselamatan peserta pawai dan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Rezky Nur Harismeihendra.

AKBP Rezky menambahkan, pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dalam setiap pengaturan lalu lintas.

“Kami mengedepankan cara persuasif kepada masyarakat. Alhamdulillah, seluruh peserta dan pengguna jalan sangat kooperatif, sehingga kegiatan bisa berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” jelasnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menyebut pengamanan kegiatan masyarakat seperti ini adalah bagian dari wajah pelayanan kepolisian.

“Pawai ini adalah ekspresi kebahagiaan masyarakat menyambut bulan suci. Tugas kami memastikan kebahagiaan itu berlangsung aman dan tertib. Kehadiran anggota di lapangan adalah bentuk komitmen kami untuk selalu hadir dan melayani,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

Menurutnya, ketertiban yang tercipta bukan hanya hasil kerja aparat, tetapi juga kesadaran masyarakat yang patuh pada arahan petugas.

“Kami mengapresiasi seluruh peserta dan pengguna jalan yang saling menghormati. Sinergi seperti inilah yang membuat situasi kamtibmas di Kutai Timur tetap kondusif,” pungkasnya.

Hingga rombongan terakhir memasuki area finish, situasi tetap terkendali. Arus lalu lintas kembali normal, sementara jejak langkah pawai pagi itu meninggalkan kesan hangat: bahwa di balik kemeriahan sebuah perayaan, ada kerja sunyi yang memastikan semuanya berjalan dalam irama yang tertib dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *