Samarinda — DPRD Kota Samarinda menilai sektor ekonomi kreatif memiliki peluang besar menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan. Karena itu, pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ekonomi Kreatif dipastikan akan dipercepat guna memberikan arah pengembangan yang lebih jelas bagi pelaku usaha kreatif di Kota Tepian.
Anggota DPRD Samarinda, Viktor Yuan, mengatakan regulasi tersebut sangat dibutuhkan agar pengembangan sektor ekonomi kreatif di Samarinda tidak berjalan sendiri-sendiri dan dapat memperoleh dukungan nyata dari pemerintah daerah.
Menurutnya, selama ini Samarinda sebenarnya memiliki banyak potensi di sektor kreatif, namun belum seluruhnya berkembang secara maksimal karena belum adanya payung hukum yang kuat dan sistem dukungan yang terstruktur.
“Samarinda punya banyak potensi di sektor kreatif, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, musik, sampai industri digital. Tinggal bagaimana kita memperkuat ekosistemnya,” ujarnya, (24/5/26).
Viktor menilai percepatan pembahasan perda menjadi penting karena dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam peningkatan aktivitas ekonomi dan pertumbuhan usaha lokal. Ia menyebut sektor ekonomi kreatif memiliki kemampuan besar dalam menciptakan peluang usaha baru, khususnya bagi generasi muda dan pelaku UMKM.
Menurut DPRD, regulasi tersebut nantinya akan mengatur berbagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelaku ekonomi kreatif. Dukungan itu meliputi akses permodalan, pelatihan keterampilan, promosi dan pemasaran produk, hingga perlindungan hak kekayaan intelektual bagi para pelaku usaha kreatif.
“Kalau ekosistem ekonomi kreatif berkembang, otomatis peluang usaha dan lapangan kerja juga akan semakin terbuka,” katanya.
Selain itu, DPRD Samarinda juga mendorong keterlibatan komunitas kreatif dan pelaku UMKM dalam proses penyusunan perda tersebut. Langkah itu dinilai penting agar regulasi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi riil di lapangan.
Terakhir Viktor, ekonomi kreatif tidak lagi bisa dipandang sebagai sektor pelengkap, melainkan sudah menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi modern. Apalagi dengan perkembangan teknologi digital saat ini, peluang pengembangan usaha kreatif semakin terbuka luas. (Adv)













