IMG-20251122-WA0018

Deni Hakim Anwar Nilai Penanganan Bantaran Sungai Perlu Kolaborasi Semua Tingkatan Pemerintah

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar

Samarinda – Berbagai persoalan yang masih dijumpai di kawasan bantaran sungai Kota Samarinda memerlukan penanganan yang terintegrasi. Mengingat sebagian kewenangan berada di pemerintah pusat, upaya penyelesaian dinilai harus dibangun melalui kolaborasi yang erat antara seluruh tingkatan pemerintahan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai masih mengharapkan adanya pembangunan infrastruktur yang mampu meningkatkan keamanan lingkungan, termasuk penurapan pada titik-titik yang dinilai rawan mengalami kerusakan.

Menurutnya, berbagai aspirasi tersebut hanya dapat diwujudkan apabila koordinasi antarinstansi berjalan dengan baik sehingga tidak terjadi hambatan akibat perbedaan kewenangan dalam pelaksanaan pembangunan.

“Persoalan bantaran sungai tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Ada kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai, ada juga peran pemerintah daerah yang harus berjalan bersama,” katanya, (15/6/2026).

Deni menjelaskan bahwa setiap pembangunan di kawasan sungai harus mengikuti ketentuan yang berlaku karena melibatkan lembaga yang berbeda. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu membangun komunikasi yang lebih intensif dengan pemerintah provinsi maupun instansi pemerintah pusat agar pelaksanaan program dapat dipercepat.

Ia menilai sinergi tersebut penting supaya berbagai kebutuhan masyarakat yang selama ini telah disampaikan dapat memperoleh tindak lanjut secara bertahap.

“Yang terpenting adalah bagaimana aspirasi masyarakat ini tidak berhenti sebagai usulan. Harus ada sinergi yang kuat supaya kebutuhan di lapangan bisa ditindaklanjuti secara bertahap,” ujarnya.

Menurut Deni, pembangunan infrastruktur di bantaran sungai tidak hanya berkaitan dengan perlindungan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan kawasan permukiman yang lebih aman dan tertata.

Ia berharap kerja sama lintas pemerintahan terus diperkuat sehingga penanganan kawasan sungai dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita ingin penanganan kawasan sungai menjadi bagian dari pembangunan yang berkesinambungan. Dengan kerja sama yang baik antara semua pihak, saya optimistis berbagai kebutuhan masyarakat bisa lebih cepat direalisasikan,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *