Instankaltim.com – Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) optimistis mampu memenuhi target realisasi investasi daerah yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk tahun berjalan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Kabupaten Kutim, Noviari Noor, mengungkapkan Kabupaten Kutim ditarget alokasi investasi yang cukup besar, yakni mencapai Rp18 triliun rupiah guna menopang laju pertumbuhan ekonomi kawasan.
“Kita ditargetkan oleh pihak provinsi untuk merealisasikan investasi sekitar Rp18 Triliun. Berdasarkan laporan berkala yang telah kita sampaikan ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM),” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (25/09/2026).
Novi menjelaskan, optimism pencapaian target ini didasari oleh masuknya modal yang tidak hanya bergantung pada satu bidang saja, melainkan tersebar di beragam lini usaha potensial yang terus berkembang di Kutim.
“Sektor penyumbangnya sangat beragam, masuk dalam kategori aneka usaha. Kontribusinya terbagi mulai dari penanaman modal skala kecil dan menengah hingga proyek penanaman modal berskala besar yang bersifat padat modal,” jelasnya.
Novi juga mengungkapkan, capaian positif penanaman modal ini merupakan hasil dari koordinasi berkala serta pendampingan yang intensif melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kutim dalam mempermudah iklim berusaha.
Ia menilai, kemudahan perizinan serta kepastian iklim investasi menjadi magnet utama bagi para investor, baik penanam modal dalam negeri maupun asing, untuk menanamkan modalnya di wilayah Kutim.
“Dinas perizinan terus melakukan pengawalan dan pendataan terhadap seluruh laporan kegiatan penanaman modal yang masuk. Sinergi ini penting agar setiap investasi yang terealisasi memberikan dampak nyata bagi pembukaan lapangan kerja dan penguatan daya saing daerah,” pungkasnya, (Adv).
Penulis: Dirhan













