IMG-20251122-WA0018 4044166e-f72e-47b4-b4bc-ae5d3e481f14

Bupati Ardiansyah Sebut APBD 2026 Sebagai Instrumen Fiskal Utama untuk Mendorong Pembangunan Daerah

Foto : Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Instankaltim.com – Kutim – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menegaskan kembali posisi sentral Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai instrumen fiskal utama yang menentukan arah pembangunan daerah.

Menurutnya, APBD bukan hanya dokumen anggaran yang berisikan angka-angka, namun merupakan cerminan prioritas pembangunan yang telah dirancang secara hati-hati untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan daerah di masa mendatang.

Hal ini disampaikan saat penyampaian pandangan akhir pemerintahan terhadap Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026, dalam Rapat Paripurna ke-15 di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Sangatta, Kamis (27/11/2025).

“APBD berperan sebagai alat kebijakan fiskal yang memungkinkan pemerintah daerah mengatur berbagai aspek pengeluaran dan pendapatan guna mendukung pelaksanaan program kerja secara berkelanjutan,” ujar Bupati Ardiansyah Sulaiman.

Bupati Ardiansyah menjelaskan melalui APBD, pemerintah dapat merencanakan pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas layanan publik, serta melakukan pemerataan pembangunan hingga wilayah terpencil.

“Tanpa adanya instrumen fiskal yang kuat dan terarah, upaya menciptakan daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing akan sulit dicapai,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kutim itu mengungkapkan, penyusunan APBD 2026 dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi nasional dan regional, serta kebutuhan mendesak masyarakat Kutim. Alokasi anggaran dalam APBD disusun untuk memprioritaskan peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, dan layanan kesehatan.

“Anggaran juga diarahkan untuk memperkuat sektor-sektor strategis seperti ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia,” tutupnya.(Adv).

Penulis : Dirhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *