Seleksi Digital Paskibraka Kutim 2026, Dari 204 Peserta Kini Tersisa 134 Siap Jalani Seleksi Fisik

Foto : Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan, Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Agama (Iwakososbudgama) Kesbangpol Kutim, Hapiah.

Instankaltim.com – Kutim – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mematangkan proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 dengan mengedepankan sistem berbasis teknologi informasi dan komunikasi (digitalisasi).

Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan, Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Agama (Iwakososbudgama) Kesbangpol Kutim, Hapiah, mengungkapkan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan melalui aplikasi Paskibraka-BPIP.

“Seleksi calon Paskibraka tingkat nasional, provinsi hingga kabupaten saat ini sudah berbasis digital. Seluruh proses penilaian dilakukan secara terbuka melalui aplikasi transparansi Paskibraka-BPIP,” ujar Hapiah saat kegiatan Pembukaan Seleksi Paskibraka Kutim Tahun 2026 di Hotel Kutai Permai, Selasa (07/04/2026).

Hapiah menjelaskan, proses penjaringan awal telah dimulai sejak Januari 2026 dengan membentuk tim seleksi di tingkat kecamatan. Dari hasil penjaringan di sekolah-sekolah, sebanyak 204 calon Paskibraka direkomendasikan oleh pihak sekolah dan kecamatan. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 187 peserta yang berhasil mendaftarkan diri melalui aplikasi, terdiri dari 135 putra dan 52 putri.

Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi berupa tes wawasan kebangsaan dan tes intelegensi umum. Dari hasil seleksi tersebut, sebanyak 134 peserta dinyatakan lolos ke tahap berikutnya, dengan rincian 85 putra dan 49 putri.

“Peserta yang lolos ini akan mengikuti tahapan seleksi fisik selama tiga hari, mulai 7 hingga 10 April 2026,” jelas Hapiah.

Adapun tahapan seleksi fisik meliputi pemeriksaan kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, serta seleksi kepribadian. Setelah tahapan tersebut, peserta akan kembali disaring sesuai kebutuhan di tingkat kabupaten dan provinsi.

Dari seluruh peserta, akan dipilih dua pasang, yakni dua putra dan dua putri, untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi dan nasional. Sementara itu, untuk tingkat kabupaten Kutai Timur, akan dipilih sebanyak 36 orang terbaik yang terdiri dari 18 putra dan 18 putri untuk menjadi anggota Paskibraka 2026.

Hapiah menegaskan, seluruh hasil penilaian akan diinput ke dalam aplikasi Paskibraka-BPIP, yang secara otomatis merekapitulasi nilai dan menyusun peringkat peserta secara transparan.

“Pengumuman hasil seleksi tingkat kabupaten akan dilakukan setelah pengumuman berjenjang dari tingkat provinsi dan nasional selesai,” terangnya.

Peserta yang dinyatakan lolos di tingkat kabupaten nantinya akan mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) sebagai persiapan pelaksanaan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Tak hanya itu, pembinaan terhadap anggota Paskibraka juga akan terus berlanjut. Kesbangpol Kutim akan menggelar bimbingan teknis (bimtek) guna membekali para anggota dengan sertifikat dan PIN sebagai Duta Pancasila Paskibraka Indonesia dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Puncaknya, para Paskibraka ini akan melaksanakan tugas terakhirnya pada upacara Hari Lahir Pancasila, 1 Juni di tahun berikutnya,” tambah Hapiah.

Ia menegaskan, seluruh tahapan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang telah diatur dalam Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022 tentang pembentukan Paskibraka.

“Dengan sistem seleksi yang semakin transparan dan berbasis digital, diharapkan mampu melahirkan generasi muda terbaik yang tidak hanya disiplin dan berkarakter, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme serta komitmen kuat terhadap nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya.

Exit mobile version