IMG-20251122-WA0018

DPRD Minta Penertiban Motor Pelajar Dilakukan Humanis, Edukasi Dinilai Lebih Penting dari Razia

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan

Samarinda – DPRD Kota Samarinda meminta penertiban kendaraan pelajar di sekitar sekolah dilakukan secara proporsional dan lebih mengedepankan pendekatan edukatif dibanding tindakan yang berpotensi menimbulkan polemik di masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, menyoroti operasi penertiban yang dilakukan Dishub Samarinda bersama Satlantas Polresta Samarinda terhadap kendaraan pelajar yang diparkir di kawasan Jalan Wijaya Kusuma.

Dalam operasi tersebut, sejumlah sepeda motor yang diduga milik pelajar digembosi bannya dan ditempeli stiker peringatan. Banyak kendaraan diketahui diparkir di halaman rumah warga maupun gang permukiman untuk menghindari razia di area sekolah.

Viktor memahami tujuan penertiban tersebut untuk menekan pelanggaran lalu lintas oleh pelajar di bawah umur. Namun, ia mengingatkan aparat agar tidak melakukan tindakan di area milik pribadi tanpa pertimbangan yang jelas.

“Kalau halaman rumah itu memang milik warga, tentu berbeda perlakuannya,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Ia meminta Dinas Perhubungan Kota Samarinda memastikan status lahan sebelum melakukan penindakan terhadap kendaraan yang berada di lingkungan permukiman warga.

Menurutnya, persoalan utama bukan pada lokasi parkir, melainkan masih banyak pelajar yang membawa kendaraan bermotor ke sekolah meski belum cukup umur dan belum memiliki SIM.

Karena itu, Viktor menilai edukasi kepada siswa dan orang tua harus menjadi fokus utama dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

“Yang harus diedukasi itu para siswa supaya tidak membawa motor ke sekolah karena belum cukup umur,” tegasnya.

Ia menyarankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi, seminar, maupun diskusi di sekolah agar kesadaran pelajar terhadap keselamatan berlalu lintas dapat meningkat.

“Tujuannya memang baik, supaya pelajar tidak membawa kendaraan sendiri karena masih di bawah umur. Tapi caranya juga harus tepat,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *