3.709 Peserta Semarakkan Hari Anak Nasional 2026 di Kutim, KPC Perkuat Komitmen Ramah Anak

Foto : Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang digagas Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGKTK) di Halaman Kantor Camat Sangatta Utara, Kamis (23/07/2026).

Instankaltim.com – Kutim – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2026 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang digagas oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGKTK) mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, yang digelar di halaman Kantor Camat Sangatta Utara, pada Kamis (23/07/2026).

Kegiatan yang didukung oleh PT. Kaltim Prima Coal (KPC) ini dihadiri oleh Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Hj. Siti Robiah Ardiansyah, Kadisdik Kutim Mulyono, Camat Sangatta Utara Hasdiah, perwakilan Forkopimda, komite sekolah, perusahaan swasta serta perwakilan KPC.

Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini melibatkan 47 sekolah taman kanak-kanak (TK) serta 27 Kelompok Bermain (KB) se-Kecamatan Sangatta Utara. Adapun peserta sebanyak 830 anak TK A, 2.330 anak dan TK B, 389 anak kelompok bermain, serta 160 guru pendamping serta orang tua siswa. Dengan keseluruhan sebanyak 3.709 orang peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan komitmen pemerintah dengan menggandeng unsur terkait serta perusahaan swasta dalam memajukan dunia pendidikan, khususnya anak usia dini dalam membentuk karakter generasi masa depan.

Foto : Bupati Kutim, H. Ardiansyah Sulaiman.

“Ruang belajar yang penuh keceriaan, penuh suka cita dan kasih sayang akan menciptakan suasana yang menyenangkan sehingga anak-anak tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang percaya diri, kreatif serta berkarakter,” ujar Bupati Ardiansyah Sulaiman.

Bupati Ardiansyah juga berharap kepada para guru dan tenaga pendidik menghadirkan suasana menyenangkan saat proses pembelajaran kepada anak didiknya dan tidak membuat anak didiknya takut dalam belajar.

“Buatlah suasana sekolah menjadi tempat belajar yang dirindukan oleh anak-anak. Anak-anak merupakan aset penting daerah yang harus mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pendidikan, dan lingkungan yang baik agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki masa depan yang cerah,” tegasnya.

Ditempat terpisah, Manager External Relations KPC Nanang Supriyadi sekaligus Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak (APSAI) Kutim menegaskan PT KPC sebagai perusahaan ramah anak memastikan wilayah operasional dan sekitarnya menjadi tempat yang aman, sehat, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

“Komitmen KPC dalam mendukung pemenuhan hak anak diwujudkan melalui berbagai program dan kebijakan perusahaan yang berkelanjutan. Di antaranya dengan menyediakan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di Town Hall Swargabara, mendukung pembangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan, membantu pembangunan posyandu, serta berkolaborasi dengan dinas terkait dalam upaya menekan angka stunting,” ujar Nanang.

Foto : Anak-anak TK YPPSB Sangatta melakukan finger painting di Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026.

Lebih lanjut, Nanang menjelaskan KPC juga membuka akses pendidikan yang berkualitas melalui penyediaan program beasiswa tanpa diskriminasi sebagai bentuk investasi bagi masa depan generasi penerus.

“Kami memiliki harapan agar dunia usaha semakin kuat bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Kutim Layak Anak. Serta mendukung pemenuhan hak anak, menciptakan lingkungan kerja yang ramah keluarga, serta membangun masa depan generasi penerus bangsa yang aman dan sehat,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak tampak antusias mengikuti permainan edukatif, gerakan minum susu bersama, serta kegiatan finger painting, sementara para komite sekolah berpartisipasi dalam lomba mengolah makanan berbahan dasar ikan sebagai bagian dari kampanye pemenuhan gizi anak.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah, dunia pendidikan, masyarakat, dan sektor swasta terus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan bagi anak sehingga melahirkan generasi Kutim yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Exit mobile version