Kesbangpol Kutim Resmi Buka Pusdiklat Paskibraka 2026, 36 Calon Paskibraka Jalani Masa Karantina

Foto : Kesbangpol Kutim Resmi Buka Pusdiklat Paskibraka 2026, 36 Calon Paskibraka Jalani Masa Karantina, di Gedung BKPSDM Kutim, Bukit Pelangi, Teluk Lingga, Sangatta Utara, Rabu (29/7/2026).

Instankaltim.com – Kutim – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) serta Tantingan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026, di Halaman Gedung BKPSDM Kutim, Bukit Pelangi, Teluk Lingga, Sangatta Utara, Rabu (29/7/2026).

Sebanyak 36 calon Paskibraka Kutim akan menjalani pendidikan dan karantina selama 20 hari sebagai persiapan menjalankan tugas pada Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Badan Kesbangpol Kutim, Tejo Yuwono yang diwakili Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Sosial Budaya, Agama, dan Kemasyarakatan (Iwakososbudgama), Hj. Hapiah, bertindak sebagai pembina upacara. Turut hadir para pelatih dari TNI-Polri, jajaran Kesbangpol Kutim, tim medis, pamong pendamping, serta seluruh calon Paskibraka.

Dalam sambutannya, Hj. Hapiah mengapresiasi perjuangan seluruh peserta yang telah melewati tahapan seleksi mulai dari administrasi, tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum hingga seleksi fisik.

Foto : Upacara Pembukaan Pusdiklat dan Tantingan Calon Paskibraka Kutim 2026.

“Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Kutai Timur. Kesempatan ini patut disyukuri karena tidak semua peserta mampu melewati seluruh tahapan seleksi. Manfaatkan masa pelatihan ini dengan sungguh-sungguh karena tugas yang akan kalian emban merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar,” pesannya.

Hapiah juga mengingatkan para peserta agar menjaga disiplin, kekompakan, serta kesehatan selama mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan.

“Berlatihlah dengan serius. Tidak ada ruang untuk bermain-main. Jadikan Pusdiklat ini sebagai tempat membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang mampu menjadi teladan di masyarakat,” tambahnya.

Usai sambutan, pembina upacara secara resmi membuka Pusdiklat Paskibraka Kutim 2026 yang ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan calon Paskibraka.

Sebelumnya, Ketua Panitia Petty Patia Sari menjelaskan kegiatan Pusdiklat bertujuan membentuk calon Paskibraka yang siap secara fisik, mental, disiplin, dan berkarakter kebangsaan sesuai nilai-nilai Pancasila.

“Pelatihan ini diselenggarakan untuk mempersiapkan peserta agar mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dengan penuh tanggung jawab, sekaligus membentuk jiwa kepemimpinan, integritas, patriotisme, dan semangat nasionalisme,” ujar Petty.

Foto : Calon Paskibraka Kutim 2026 melakukan prosesi tantingan di Desa Bahagia sebagai simbol dimulainya masa karantina.

Ia juga mengungkapkan sebanyak 36 peserta yang terdiri dari 18 putra dan 18 putri merupakan siswa-siswi terbaik hasil seleksi dari sekolah SMA/SMK/sederajat di Kabupaten Kutai Timur. Mereka akan mengikuti pendidikan terpusat mulai 29 Juli hingga 17 Agustus 2026.

“Adik-adik calon Paskibraka juga akan mengikuti pembinaan dan ideologi, materi wawasan kebangsaan dan pembinaan nilai-nilai Pancasila dan Kewarganegaraan, Kewaspadaan dan Ketahanan Nasional, Pancasila, Literasi Digital, Wawasan Kebangsaan, Revolusi Mental, dan Kepaskibrakaan,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi Tantingan memasuki “Desa Bahagia” melalui pengguntingan pita dan meletuskan balon sebagai simbol dimulainya masa karantina para calon Paskibraka di asrama.

Selama 20 hari ke depan, para peserta akan menjalani pembinaan intensif yang meliputi latihan baris-berbaris, pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, kedisiplinan, hingga pembinaan mental sebagai bekal menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Kutai Timur.

Exit mobile version