IMG-20251122-WA0018

Perkuat Penanganan Karhutla, PT KPC Salurkan APD dan Logistik Darurat ke BPBD Kutim

Foto : PT KPC Salurkan bantuan APD dan Logistik Darurat ke BPBD Kutim untuk penanganan Karhutla, Sabtu (27/08/2026).

Instankaltim.com – Kutim – Fenomena El Nino yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapat respons cepat dari PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Perusahaan tambang batu bara raksasa ini menerjunkan bantuan logistik mendesak guna memperkuat benteng pertahanan para personel pemadam di garda terdepan untuk penanganan Karhutla.

Penyerahan bantuan tahap awal tersebut diterima langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur, Hj. Sulastin, yang berlangsung di Posko Utama Penanganan Karhutla, Kantor BPBD Kutai Timur, Sabtu (29/08/2026).

Dukungan logistik yang diserahkan mencakup perlengkapan keselamatan regu pemadam di lapangan, seperti sepatu boots, masker, dan sarung tangan pelindung.

General Manager External Affairs and Sustainable Development (GM ESD) KPC, Wawan Setiawan, menjelaskan penyaluran logistik ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat sangat darurat (urgent) bagi para personel yang berhadapan langsung dengan titik api.

“Bantuan Karhutla ini terdiri dari beberapa gelombang, dan yang kemarin kita serahkan adalah kebutuhan yang sangat mendesak seperti sepatu boots, masker, dan sarung tangan untuk merespons karhutla di lapangan,” ujar Wawan.

Selain alat pelindung diri, KPC juga telah membantu memasok kebutuhan konsumsi harian bagi tim gabungan pemadam di area Sangatta Selatan dan akomodasi personel dari luar kota.

Wawan menegaskan, KPC memposisikan diri sebagai katalisator yang terus berkoordinasi secara intensif di bawah komando BPBD Kutai Timur. Bantuan lanjutan akan disusulkan secara bertahap sesuai pemetaan kebutuhan di lapangan.

“Harapan kami, penanganan karhutla ini bisa berlangsung aman, segera tertangani, dan masyarakat dapat bekerja sama agar tidak memicu titik api baru. KPC akan terus memberikan dukungan di bawah koordinasi BPBD agar situasi darurat ini lekas teratasi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *