Potensi Wisata Besar, Dispar Kutim Akui Akses Jalan dan Blank Spot Masih Jadi Kendala

Foto : Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mahriadi, Selasa (15/09/2026).

Instankaltim.com – Kutim – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mahriadi, telah melakukan pemetaan sejumlah tantangan mendasar yang masih menjadi penghambat optimalisasi sektor Pariwisata di Kutim.

Menurutnya, masih banyak destinasi unggulan di Kutim yang memiliki potensi besar, namun belum memiliki akses yang memadai dan sulit dijangkau oleh wisatawan.

“Jarak tempuh antar-destinasi yang jauh serta kondisi jalan menuju lokasi wisata masih memerlukan peningkatan kualitas yang signifikan masih menjadi kendala utama,” ujar Mahriadi, usai ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (15/09/2026).

Mahriadi mengungkapkan selain aksesibilitas darat, ketersediaan fasilitas umum berstandar memadai di lokasi objek wisata juga belum sepenuhnya merata. Hal ini dinilai cukup memengaruhi tingkat kenyamanan serta durasi kunjungan para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Kami menyadari bahwa penyediaan fasilitas publik yang bersih dan layak di area destinasi remote sangat menentukan kepuasan pengunjung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tantangan lain yang tak kalah krusial di era digital saat ini adalah keterbatasan jaringan komunikasi di sejumlah titik destinasi wisata.

Kondisi ketiadaan sinyal seluler di area wisata dinilai menghambat potensi pemasaran mandiri yang biasa dilakukan wisatawan melalui media sosial secara langsung.

“Ketersediaan jaringan internet masih menjadi kendala di beberapa objek wisata, padahal sinyal sangat penting untuk mendukung promosi digital,” tuturnya.

Meski demikian, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi teknis terkait guna mengurai kendala-kendala sektoral secara bertahap. Penanganan kendala fisik dan jaringan ini dipandang sebagai syarat mutlak sebelum melakukan ekspansi pemasaran wisata secara masif.

“Peningkatan infrastruktur dan penghapusan titik blank spot akan terus kami dorong agar industri pariwisata kita dapat tumbuh lebih cepat,” pungkasnya. (Adv).

Penulis: Dirhan

Exit mobile version