Instankaltim.com – Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menganugerahkan Tanda Kehormatan Presiden Republik Indonesia, Satya Lencana Karya Satya masa pengabdian 30, 20, dan 10 tahun, kepada sejumlah aparatur sipil negara (ASN), di lingkungan Pemerintahan Kutim.
Penerimaan penganugerahan tersebut, dihadiri langsung Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, Wabup Kutim, Mahyunadi, Ketua DPRD Kutim, Jimmi, Forkopimda, OPD, serta undangan lainnya, di Gedung Serba Guna (GSG) Kutim, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Kamis (08/10/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang menerima Satya lencana dan berharap penghargaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus pemacu untuk mempertahankan kinerja serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Keberhasilan seorang ASN tidak cukup dinilai dari penyelesaian pekerjaan administratif. Ukuran utamanya adalah manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat melalui pelayanan harus semakin cepat, mudah, tepat, transparan, serta mampu menjawab kebutuhan warga,” ujar Bupati Ardiansyah Sulaiman.
Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan meski adanya efisiensi anggaran, tidak mengurangi kinerja para ASN untuk memberikan mutu layanan kepada masyarakat.
“Dengan adanya keterbatasan fiskal, justru harus mendorong aparatur lebih kreatif, inovatif, dan cermat dalam menentukan prioritas pembangunan bagi masyarakat dan daerah,” tegasnya.
Tak hanya itu, Ardiansyah juga menekankan ditengah pesatnya digitalisasi dan perkembangan kecerdasan buatan, para ASN terus meningkatkan kompetensi sehingga mampu mempercepat pekerjaan, meningkatkan akurasi, menyederhanakan proses, dan memperluas akses layanan pemerintahan.
“Kemajuan teknologi harus tetap diiringi integritas. Aparatur harus dan wajib menjaga profesionalisme dan netralitas, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dan negara,” terangnya.
Ia berpesan setiap ASN perlu membuktikan kemampuan melalui kinerja dan prestasi. Khusus ASN dengan masa pengabdian panjang, ia meminta pengalaman, kedisiplinan, etika, dan nilai keteladanan diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Penganugerahan Satya Lencana Karya Satya hari ini hendaknya menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan selama bertugas. Tetap bertekad besar membangun untuk generasi-generasi kita yang akan datang,” pungkasnya.(Adv).
Penulis: Dirhan













