Instankaltim.com – Kutim – Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) turut berpartisipasi di Pekan Raya Expo Kutim 2026, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kutim dengan menampilkan sejumlah produk unggulan khas UMKM Muara Ancalong.
Camat Muara Ancalong, Saberan Nete mengatakan salah satu produk yang ditampilkan adalah meja berbahan kayu leban. Produk ini menjadi contoh pemanfaatan potensi lokal yang memiliki nilai ekonomi sekaligus dapat diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan pameran.
Selain kerajinan kayu, produk olahan hasil perikanan juga menjadi salah satu unggulan yang ditampilkan. Ikan asap atau ikan salai dan ikan baung merupakan produk khas yang telah lama berkembang di Muara Ancalong.
“Ada UMKM yang menjual produk camilan, kemudian ikan salai dan ikan baung. Itu merupakan beberapa produk yang kami tampilkan untuk memperkenalkan hasil usaha masyarakat Muara Ancalong kepada pengunjung,” ujar Saberan Nete saat ditemui di stan Kecamatan Muara Ancalong, di Lapangan Helipad Bukit Pelangi, Selasa (13/10/2026) malam.
Ia menjelaskan, ikan asap telah menjadi bagian dari potensi usaha masyarakat setempat sejak puluhan tahun lalu. Produk tersebut terus dipertahankan sebagai salah satu ciri khas Muara Ancalong yang berpotensi dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Kalau ikan asap ini sudah ada sejak tahun 1970-an. Jadi, memang sudah lama menjadi salah satu produk unggulan dari Muara Ancalong. Ini merupakan produk asli daerah kami yang terus dikembangkan dan dipertahankan keberadaannya,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan meski memiliki sejumlah produk khas, pemasaran UMKM Muara Ancalong saat ini masih berfokus pada pasar lokal. Para pelaku usaha masih menjalani proses pembinaan untuk meningkatkan kualitas produk dan mempersiapkan perluasan jangkauan pemasaran.
“Sementara ini pemasarannya masih lokal, belum sampai ke luar daerah. Para pelaku UMKM juga masih dalam proses pembinaan, sehingga ke depan kami berharap produk-produk ini bisa semakin berkembang dan memiliki jangkauan pemasaran yang lebih luas,” ungkapnya.
Ia menegaskan kegiatan pameran menjadi salah satu kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat sekaligus membuka peluang mendapatkan pelanggan baru.
“Melalui promosi dan kegiatan ini sangat bagus untuk UMKM kita, produk-produk unggulan kamu dapat semakin dikenal masyarakat. Peningkatan kualitas produksi, pengemasan, serta strategi pemasaran juga menjadi hal penting agar UMKM kami mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tegasnya.
Di sela kegiatan tersebut, Saberan juga menuturkan ada kesan tersendiri saat Bupati Kutim berkunjung ke stan Kecamatan Muara Ancalong. Menurutnya, kunjungan itu memiliki makna pribadi, karena Bupati Ardiansyah Sulaiman pernah merintis karier di Muara Ancalong dan merupakan mantan gurunya saat menempuh pendidikan.
“Ya, jelas sangat berkesan, karena beliau memang dulu pernah merintis kariernya di Muara Ancalong. Apalagi beliau juga mantan guru saya, jadi kalau beliau berkunjung ke Muara Ancalong atau melihat produk yang kami tampilkan di stan ini, tentu ada kesan tersendiri bagi saya,” pungkasnya.(Adv).
Penulis: Dirhan













