Instankaltim.com – Kutim – Kecamatan Sangatta Utara memanfaatkan momentum Pekan Raya Expo Kutai Timur (Kutim) 2026 untuk memperkenalkan beragam produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mulai dari aneka makanan olahan hingga kerajinan tangan berbahan daur ulang sampah.
Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi, mengatakan Kecamatan Sangatta Utara membawa sekitar 20 jenis produk makanan hasil karya UMKM setempat. Selain makanan siap saji dan aneka camilan, stan Sangatta Utara juga menampilkan produk kerajinan yang dibuat dari bahan-bahan bekas yang diolah menjadi barang bernilai guna dan ekonomis.
“Kerajinan bahan daur ulang masih menjadi salah satu ikon unggulan yang terus kami pertahankan. Hal ini dilakukan untuk mendorong kreativitas masyarakat dalam menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah,” ujar Camat Hasdiah Dohi, saat ditemui di stand Kecamatan Sangatta Utara di Pekan Raya Expo Kutim 2026, Senin (12/10/2026).
Hasdiah mengungkapkan berbagai kerajinan yang dipamerkan antara lain bunga dari kantong plastik bekas belanja, tas rajut, hingga tas dan dompet berbahan kain perca. Produk makanan ringan yang ditampilkan juga merupakan hasil produksi UMKM lokal.
“Kerajinan daur ulang ini tetap menjadi ikon kami karena pembinaannya terus dilakukan. Bahan-bahan yang sebelumnya dianggap tidak terpakai bisa diolah menjadi produk yang menarik dan memiliki nilai jual,” ungkapnya.
Tak hanya produk makanan dan kerajinan, Hasdiah menegaskan Kecamatan Sangatta Utara turut memperkenalkan kekayaan motif batik khas daerah. Salah satunya, batik Bunga Telang yang dipadukan dengan motif Wakaroros sebagai identitas lokal yang terus diperkenalkan kepada masyarakat.
“Kami juga menampilkan batik Bunga Telang yang dikombinasikan dengan batik Wakaroros. Karena, Bunga Telang ini merupakan ciri khas dari Kecamatan Sangatta Utara,” tegasnya.
Ia menjelaskan keikutsertaan Kecamatan Sangatta Utara dalam Pekan Raya Expo Kutim 2026 menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM lokal, khususnya UMKM Sangatta Utara untuk memperluas produknya.
“Kegiatan ini selain memperluas promosi produk UMKM, juga memperkenalkan kualitas produk, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi para pelaku UMKM, khususnya di Sangatta Utara,” jelasnya.
Ia berharap momentum hari jadi ke-27 Kabupaten Kutai Timur menjadi penyemangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah.
“Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 untuk Kabupaten Kutai Timur tercinta. Semoga pembangunan daerah dapat terus berjalan lancar dan merata, sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Kutim,” pungkasnya.













