TPU Sangatta Indah Memprihatinkan, Fasilitas Minim Jauh dari Janji Pemerintah Daerah

Foto : Prosesi pemakaman di TPU Sangatta Indah yang hanya menggunakan terpal seadanya.

Instankaltim.com – Kutim – Kurangnya fasilitas pendukung di sejumlah pemakaman umum milik pemerintah menjadi perhatian serius. Salah satunya terjadi di Taman Pemakaman Umum (TPU) Sangatta Indah, Kecamatan Sangatta Selatan, yang berlokasi di Jalan Ring Road Simpang 4, RT 03, Dusun Gunung Karet.

Kondisi ini dinilai tidak sejalan dengan janji kepala daerah yang sebelumnya menyampaikan akan melengkapi fasilitas pemakaman dengan standar yang lebih baik, bahkan melebihi TPU yang ada saat ini. Namun, hingga kini realisasi di lapangan masih jauh dari harapan.

Diketahui, berbagai kebutuhan dasar seperti tenda pemakaman dan ketersediaan air bersih belum juga terpenuhi. Hal ini tentu menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang datang untuk mengantarkan anggota keluarga ke tempat peristirahatan terakhir.

Dari pantauan awak media di lapangan, fasilitas di lokasi pemakaman tersebut memang terlihat sangat minim. Tidak tampak adanya tenda permanen maupun sumber air bersih yang memadai. Bahkan, tenda yang digunakan selama ini hanya berupa terpal seadanya yang dipasang secara sederhana untuk menutupi area pemakaman dari panas dan hujan.

Selain itu, kondisi akses jalan menuju TPU Sangatta Indah juga sangat memprihatinkan. Sepanjang kurang lebih 750 meter, jalan menuju lokasi masih dalam kondisi kurang layak, sehingga menyulitkan warga, terutama saat mengantar jenazah.

Dalam situasi duka, kehadiran fasilitas yang memadai seharusnya menjadi bagian dari pelayanan publik yang layak. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Warga harus menghadapi keterbatasan sarana di lokasi pemakaman, mulai dari panas terik tanpa peneduh hingga kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan dasar.

Salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebenarnya fasilitas tenda pernah tersedia di lokasi pemakaman, namun kini sudah tidak lagi dapat digunakan.

“Dulu memang sempat ada tenda, tapi sekarang sudah rusak dimakan usia dan tidak pernah diperbaiki atau diganti. Kami sebagai warga tentu merasa prihatin, apalagi ini tempat untuk mengantar keluarga terakhir kali. Kalau ada warga yang berduka, hanya bisa pasang terpal seadanya,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah segera menepati janji yang telah disampaikan, terutama dalam penyediaan fasilitas dasar yang layak bagi masyarakat.

Di sisi lain, pemakaman umum sejatinya merupakan salah satu layanan dasar yang selama ini digadang-gadang oleh pemerintah sebagai bagian dari komitmen pelayanan kepada masyarakat. Keberadaannya tidak hanya sebagai tempat peristirahatan terakhir, tetapi juga mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan warganya, bahkan dalam situasi paling berduka sekalipun.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk merealisasikan fasilitas yang telah dijanjikan. Pemakaman umum bukan sekadar lahan, melainkan bagian dari pelayanan publik yang menyentuh sisi kemanusiaan paling mendasar. Sudah sepatutnya masyarakat mendapatkan fasilitas yang layak, tanpa harus bergantung pada pengorbanan pribadi para pengurus di lapangan.

Exit mobile version