Samarinda — Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, pembangunan Aspol Tunggal Panaluan Presisi di Kota Samarinda tetap berjalan hingga akhirnya diresmikan langsung oleh Listyo Sigit Prabowo. DPRD Samarinda menilai proyek tersebut tidak terdampak kebijakan penyesuaian anggaran karena telah dipersiapkan jauh sebelum kebijakan efisiensi diberlakukan pemerintah.
Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, mengatakan pembangunan asrama tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan fasilitas kepolisian di Kalimantan Timur, khususnya di Samarinda yang menjadi salah satu wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, kebutuhan fasilitas hunian bagi anggota kepolisian semakin penting seiring meningkatnya aktivitas pemerintahan dan pembangunan di Kalimantan Timur. Kehadiran personel baru yang bertugas di Samarinda juga dinilai membutuhkan dukungan sarana yang memadai.
“Pembangunan ini memang sudah dipersiapkan sejak tahun lalu. Jadi sebelum kebijakan efisiensi berjalan, anggarannya sudah lebih dulu dialokasikan,” ujarnya, (20/5/26).
Celni menjelaskan pemerintah daerah bersama DPRD Samarinda turut memberikan dukungan penuh terhadap proyek pembangunan asrama tersebut, baik dari sisi penyediaan lahan maupun dukungan anggaran pembangunan. Menurutnya, pembangunan fasilitas pendukung bagi aparat keamanan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas dan pelayanan keamanan di daerah.
Nilai proyek pembangunan Aspol Tunggal Panaluan Presisi disebut mencapai sekitar Rp65 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun fasilitas hunian serta berbagai sarana penunjang yang dibutuhkan anggota kepolisian dalam menjalankan tugas.
Ia menilai kondisi asrama lama yang selama ini digunakan sudah tidak lagi mampu menampung kebutuhan personel secara optimal. Selain kapasitas yang terbatas, fasilitas yang ada juga dinilai kurang memadai untuk mendukung kenyamanan anggota kepolisian.
“Asrama lama memang sudah tidak memadai. Karena itu kita bersyukur pembangunan ini akhirnya bisa selesai dan diresmikan,” katanya.
DPRD Samarinda menilai keberadaan asrama baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan anggota Polri sekaligus mendukung kinerja aparat keamanan dalam menjaga ketertiban masyarakat di Samarinda dan kawasan sekitar IKN. (Adv)
