IMG-20251122-WA0018 1793552171843

Kebakaran Hanguskan Puluhan Rumah di Kukar, Helmi Imbau Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah.

SAMARINDA – Kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi perhatian di tengah kondisi cuaca kering. Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, termasuk yang dipicu aktivitas membakar sampah.

Helmi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, sekitar 75 rumah terbakar di Tenggarong. Kebakaran juga melanda Muara Badak, kampung halamannya, dengan sekitar sembilan rumah terdampak.

“Di Kukar kemarin ada 75 rumah yang terbakar. Kebetulan di kampung saya, di Muara Badak, juga ada terbakar sekitar sembilan rumah. InsyaAllah mungkin besok saya mau tengok ke sana,” kata Helmi (12/10/2026).

Ia mengingatkan, masyarakat perlu berhati-hati saat melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api. Pada musim kemarau, api dari pembakaran sampah di lahan terbuka bisa menjalar ke rumput kering, pepohonan, hingga bangunan di sekitarnya apabila tidak diawasi.

Helmi secara khusus meminta warga Samarinda menjaga kebersihan lingkungan tanpa membakar sampah sembarangan. Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan untuk menghindari kebakaran yang dapat merugikan masyarakat.

“Imbauan kita kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Samarinda, agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan jangan membakar sampah sembarangan,” ujarnya.

Selain menyebabkan kerusakan bangunan dan lahan, kebakaran juga dapat menghasilkan asap yang mengganggu lingkungan serta membahayakan keselamatan warga. Karena itu, ia berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera mengantisipasi sumber api yang berpotensi memicu kebakaran.

Helmi juga berencana mendatangi warga terdampak di Muara Badak untuk melihat kondisi mereka secara langsung. Ia kembali mengingatkan besarnya dampak kebakaran yang terjadi di wilayah Kukar.

“Di Kukar kemarin ada 75 rumah yang terbakar. Kebetulan di kampung saya, di Muara Badak, juga ada terbakar sekitar sembilan rumah,” demikian Helmi Abdullah. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *