IMG-20251122-WA0018

PT KPC Dukung Inovasi Generasi Muda, 38 Gagasan Berkelanjutan Warnai Kompetisi FORMIKA

Foto : Manager External Relations KPC, Nanang Supriyadi, saat menyampaikan sambutan dalam acara Kompetisi Inovasi Forum Multi Pihak Pembangunan Berkelanjutan (FORMIKA) Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Instankaltim.com – Kutim – Kepedulian generasi muda terhadap masa depan pembangunan Kalimantan Timur (Kaltim) ditunjukkan melalui puluhan gagasan inovatif dalam Kompetisi Inovasi Forum Multi Pihak Pembangunan Berkelanjutan (FORMIKA) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang berlangsung di Hotel Royal Victoria, Sangatta, Kutim, Kamis (29/10/2026).

Mengusung tema “Kutim Hebat 2045: Transformasi Ekonomi Menuju Ekonomi Berkelanjutan”, kompetisi yang digelar pada awal September 2026 tersebut berhasil menghimpun sebanyak 38 inovasi dari kalangan pelajar dan mahasiswa di berbagai daerah di Kaltim, mulai dari Sangatta, Balikpapan hingga Tenggarong.

Dari puluhan karya yang masuk, enam inovasi terbaik terpilih sebagai pemenang. Enam pemenang tersebut terdiri dari tiga terbaik kategori pelajar dan tiga terbaik kategori mahasiswa.

Dukungan terhadap kompetisi ini turut diberikan PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebagai sponsor utama. Keterlibatan perusahaan tersebut menjadi bagian dari komitmen dalam mendorong lahirnya inovasi generasi muda yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan.

Manager External Relations KPC, Nanang Supriyadi, yang juga menjadi salah satu juri dalam kompetisi tersebut, menilai ajang ini menjadi ruang penting untuk menggali potensi dan kreativitas anak muda di Kalimantan Timur.

Menurutnya, prinsip keberlanjutan bukanlah hal baru bagi sektor pertambangan. Karena itu, KPC memandang penting untuk mendukung berbagai kegiatan yang mendorong lahirnya pemikiran dan inovasi berorientasi masa depan.

“Jika berbicara tentang keberlanjutan, kami di tambang juga memikirkan hal tersebut. Di antara banyak hal yang kami lakukan untuk berpikir mengenai keberlanjutan, salah satunya mendukung lomba inovasi dari FORMIKA,” ujar Nanang.

Ia menegaskan kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya gagasan-gagasan progresif yang dapat dikembangkan dan diterapkan untuk memberikan manfaat dari sisi ekonomi, lingkungan, maupun sosial.

“Kompetisi ini sekaligus memperlihatkan bahwa generasi muda memiliki kapasitas dan kepedulian untuk mengambil bagian dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan,” tegasnya.

Nanang pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat hingga sektor usaha.

“Kami harap ajang-ajang seperti ini bisa terus dilanjutkan. Karena hal ini menjadi percontohan baik, di mana semua elemen dari pemerintah, masyarakat, maupun sektor usaha untuk berpikir bagaimana kita dapat menikmati hidup ini secara berkelanjutan bersama-sama,” harapnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Pelaksana Kompetisi Inovasi FORMIKA, Dadang Lesmana. Ia mengaku bangga melihat kualitas dan potensi inovasi yang dihasilkan para peserta.

Menurutnya, sejumlah gagasan yang masuk tidak sekadar menawarkan ide, tetapi telah dilengkapi dengan perencanaan yang cukup matang sehingga berpeluang untuk diwujudkan menjadi solusi nyata.

“Diharapkan inovasi-inovasi ini jangan sampai berhenti di sini. Semua gagasan yang ada di sini, saya bisa katakan bagus semua dan bisa diterapkan,” ungkap Dadang.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, inovasi generasi muda diharapkan tidak berhenti sebatas kompetisi, melainkan mampu berkembang menjadi karya dan solusi yang mendukung terwujudnya pembangunan Kalimantan Timur yang berkelanjutan menuju 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *