IMG-20251122-WA0018 1793552171843

KPC Salurkan Bantuan Sarana Bazar, Dorong Kerajinan Khas Dayak Rindang Benua Naik Kelas

Foto : KPC Salurkan Bantuan Sarana Bazar, Dorong Kerajinan Khas Dayak Rindang Benua Naik Kelas.

Instankaltim.com – Kutim – Komitmen PT Kaltim Prima Coal (KPC) dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan budaya lokal terus diwujudkan melalui berbagai program pendampingan.

Kali ini, KPC memberikan dukungan sarana dan prasarana bazar kepada Kelompok Tiga Tawai, guna memperluas pemasaran produk kerajinan khas Dayak yang berlangsung di kediaman Ketua Kelompok Tiga Tawai, Jerni Anyeq, Dusun Rindang Benua, Kecamatan Sangatta Selatan, Rabu (04/11/2026).

Bantuan tersebut diserahkan melalui kolaborasi Local Business Development (LBD) dan Conservation and Agribusiness Development (CAD) KPC. Adapun bantuan yang diberikan meliputi tiga unit tenda lipat, enam meja display lipat, 30 kursi napoly, tiga hanger jilbab, 18 gantungan aksesori, enam table top kursi lipat, serta enam tiang aksesori.

Seluruh perlengkapan tersebut akan menjadi inventaris kelompok yang dapat dimanfaatkan untuk mengikuti berbagai pameran maupun menyelenggarakan kegiatan bazar, baik di lingkungan Dusun Rindang Benua maupun di luar wilayah tersebut.

Act. Supervisor Local Business Development (LBD) KPC, Wiji Resmiati, menjelaskan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelatihan kerajinan manik-manik yang sebelumnya diberikan kepada Kelompok Tiga Tawai.

“Harapannya, mereka tidak hanya bisa menampilkan hasil kerajinannya dalam berbagai kegiatan di Rindang Benua, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengikuti bazar di luar dusun, termasuk kegiatan yang diselenggarakan KPC,” jelas Wiji.

Menurutnya, Kelompok Tiga Tawai memiliki potensi besar dalam mengembangkan kerajinan bermotif khas Dayak. Karena itu, dukungan KPC tidak hanya diarahkan pada penyediaan fasilitas, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Sebagian besar anggota kelompok ini merupakan ibu rumah tangga yang turut berperan dalam menjaga dan mengembangkan kerajinan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat setempat,” tegasnya.

Sementara itu, CAD KPC melalui Act. Superintendent Conservation and Agribusiness Development, Severianus Widiatmoko, berperan dalam pendampingan kelompok serta mempersiapkan masyarakat agar mampu mengembangkan potensi ekonomi berbasis sumber daya dan kearifan lokal.

Selain pendampingan kelompok, KPC juga turut mendukung pembangunan Rumah Lamin Adat di Dusun Rindang Benua sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan budaya Dayak.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tiga Tawai Rindang Benua, Jerni Anyeq, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPC atas perhatian serta dukungan yang diberikan kepada kelompoknya.

“Bantuan ini sangat bermanfaat dan kami tidak lagi kesulitan ketika ingin mengikuti pameran atau kegiatan bazar. Kami juga semakin semangat untuk terus belajar dan mengembangkan kerajinan tangan. Harapan kami, KPC dapat terus memberikan dukungan dan pembinaan agar kelompok kami semakin berkembang ke depannya,” ungkap Jerni.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *