Perkuat Kurikulum Industri, KPC Bekali Siswa SMK Muhammadiyah 1 Sangatta Utara Kompetensi Kelistrikan

Foto : PT KPC Fasilitasi siswa SMK 1 Muhammadiyah Sangatta Utara memperdalam kompetensi di bidang Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL).

Instankaltim.com – Kutim – PT Kaltim Prima Coal (KPC) terus memperkuat kontribusinya dalam dunia pendidikan dengan memfasilitasi kunjungan industri bagi siswa SMK Muhammadiyah 1 Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk memperdalam kompetensi di bidang Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL).

Bekerja sama dengan Community Health & Education (CHE) KPC, kegiatan tersebut dilaksanakan di area operasional Coal Processing & Handling Division (CPHD), Tanjung Bara, Sangatta, Rabu (04/11/2026).

Sebanyak 21 siswa kelas XI jurusan TITL bersama lima guru pendamping mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berkesempatan melihat secara langsung penerapan sistem kelistrikan sekaligus memahami standar keselamatan kerja di lingkungan industri pertambangan.

Rangkaian kunjungan diawali di CPP Abolition Room melalui kegiatan induction, safety briefing, pemaparan proses pengolahan batu bara serta materi electrical awareness. Selanjutnya, para siswa melakukan kunjungan lapangan dan diskusi teknis di area crusher (MCC CPP).

Setelah istirahat siang, rombongan melanjutkan kunjungan ke CHTM-P5 Safety Corner untuk mendapatkan pengenalan mengenai proses CHT dan electrical awareness. Kegiatan kemudian berlanjut ke area TBCT (MCC-TBCT), sebelum ditutup dengan kunjungan lapangan ke control room PGT/MCC PGT Tanjung Bara.

Selama kegiatan, para siswa mendapatkan pendampingan langsung dari instruktur dan staf KPC yang berpengalaman di bidangnya. Sehingga, materi yang selama ini dipelajari di sekolah dapat dipahami melalui gambaran penerapan nyata di lingkungan kerja industri.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) SMK Muhammadiyah 1 Sangatta Utara, Imam Ashari, S.H., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan kali kedua sekolahnya berkunjung ke KPC. Sebelumnya, pada 6 September 2024, sekolah juga melaksanakan kunjungan industri ke area OLC2, P16 dan P6 Marine KPC.

Foto : Siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Sangatta Utara mendapatkan pembekalan K3LH sebagai persiapan sebelum melaksanakan praktik kerja industri (Prakerin) di area workshop KPC.

Menurutnya, kerja sama dengan KPC tidak hanya diwujudkan melalui kunjungan industri, tetapi juga mencakup bimbingan teknis Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3LH), uji kompetensi keahlian jurusan TITL, serta bantuan peralatan pendukung dan infrastruktur bangunan sekolah.

“Mewakili guru dan siswa, saya mengucapkan terima kasih kepada KPC yang telah memberikan kesempatan bagi siswa kami untuk berkunjung langsung ke area kerja perusahaan. KPC merupakan salah satu perusahaan yang peduli terhadap pendidikan serta memberikan kontribusi bagi kemajuan dan peningkatan kualitas pendidikan di Kutai Timur, khususnya di sekolah kami,” ungkap Imam.

Ia berharap, melalui berbagai bentuk kerja sama tersebut, para siswa memiliki keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan standar serta kebutuhan dunia industri.

“Harapan kami, setelah lulus nanti para siswa dapat diterima bekerja dengan keterampilan dan kemampuan yang sesuai dengan mutu, standar serta kebutuhan industri di Kutai Timur, bahkan secara nasional,” tambahnya.

Terpisah, Superintendent Community Health and Education (CHE) KPC, Febriana Kurniasari, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama program kurikulum industri antara KPC dan SMK Muhammadiyah 1 Sangatta Utara, khususnya pada bidang Teknik Instalasi Tenaga Listrik.

“Untuk mendukung peningkatan kompetensi siswa, KPC menyiapkan instruktur berpengalaman di bidang kelistrikan. Para siswa diberikan kesempatan berinteraksi langsung dengan instruktur dan staf perusahaan guna memperoleh pengetahuan, pemahaman serta gambaran penerapan instalasi tenaga listrik di area operasional KPC,” jelas Febriana Kurniasari.

Febriana juga mengungkapkan tidak berhenti pada kunjungan industri, kerja sama tersebut juga akan dilanjutkan dengan program guru tamu dari KPC yang dijadwalkan hadir di sekolah satu bulan setelah kegiatan kunjungan.

Selain itu, siswa kelas XII juga akan mendapatkan pembekalan K3LH sebagai persiapan sebelum melaksanakan praktik kerja industri (Prakerin) di area workshop KPC.

“KPC tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial (profit) semata, tetapi juga mewujudkan komitmen nyata perusahaan untuk mendukung dan bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan masyarakat, khususnya di Kutai Timur,” tutup Febriana.

Exit mobile version