SAMARINDA – Perbaikan akses jalan menuju tempat pembuangan akhir (TPA) di Kelurahan Bukit Pinang hingga pembangunan drainase di Kelurahan Jawa menjadi sejumlah aspirasi warga yang disampaikan kepada DPRD Samarinda.
Usulan tersebut diterima Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Muhammad Novan Syahronny Pasie saat menggelar reses masa sidang III 2026 di Bungas Coffee, Jalan MT Haryono (8/10/2026).
Dalam pertemuan itu, warga juga menyampaikan kebutuhan penerangan jalan, sementara Tim Reaksi Cepat (TRC) Provinsi Kalimantan Timur mengusulkan penyediaan rumah aman.
Novan mengatakan seluruh masukan akan dihimpun untuk selanjutnya dibahas dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Namun, realisasinya tetap harus mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan anggaran pemerintah.
“Hasil reses kali ini kita kumpulkan, nanti pada akhir bulan kita paripurnakan. Pada Januari dan Februari apabila sistem SIPD terbuka, semua usulan yang ada kami masukkan,” ujar Novan.
Ia meminta warga menyepakati kebutuhan yang paling mendesak melalui rembuk di tingkat RT. Usulan yang telah disepakati sebaiknya disatukan dalam proposal agar lebih mudah disampaikan kepada DPRD.
“Beberapa RT tolong, seperti kalian membuat rembuk warga, tolong rembukkan ke warganya mana aspirasi yang akan disampaikan. Buat proposalnya menjadi satu. Langsung ke DPRD,” katanya.
Menurut Novan, penentuan program juga harus melihat kondisi nyata di lapangan. Ia menilai kebutuhan dengan tingkat kerusakan lebih berat perlu didahulukan dibandingkan pekerjaan yang hanya bersifat perapian.
“Kalau orang bilang, lebih baik kalian perbaiki yang lebih rusak daripada yang cuma sekadar merapikan saja. Bicara kelayakan masih layak,” tuturnya.
Ketua DPD II Partai Golkar Samarinda, Andi Satya Adi Saputra, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan reses menjadi kesempatan bagi anggota DPRD untuk mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung.
“Reses ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh anggota DPRD Samarinda untuk turun ke masyarakat dan menyerap aspirasi dari masyarakat. Ini adalah kegiatan yang sangat positif,” demikian Andi Satya. (Adv)
