Penempatan Lapak Pasar Samarinda Dievaluasi, Pedagang Ingin Lokasi Keluarga Berdekatan

Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Pagi Samarinda.

SAMARINDA – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda masih mengevaluasi penempatan lapak pedagang menyusul adanya permintaan agar lapak milik anggota keluarga ditempatkan berdekatan. Penyesuaian tersebut masih dikaji untuk mencari pola penataan yang sesuai dengan kondisi lapangan dan aspirasi pemilik lapak.

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal, mengatakan usulan pedagang menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam evaluasi tersebut. Namun, keputusan mengenai kemungkinan perubahan lokasi belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil kajian dinas terkait.

“Masih sementara dievaluasi oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda dan dicarikan yang mana yang terbaik dan sebagaimana juga yang diharapkan oleh pemilik lapak,” ujar Joha saat ditemui di Gedung DPRD Samarinda.

Ia menjelaskan, persoalan muncul karena kepemilikan lapak dalam satu keluarga dapat tercatat atas nama beberapa orang. Ketika penempatan dilakukan melalui sistem undian, masing-masing pemilik berpeluang memperoleh lokasi yang berbeda.

Joha mencontohkan, satu keluarga bisa memiliki hingga tiga lapak dengan nama pemilik yang berbeda. Kondisi tersebut membuat lapak yang masih berkaitan dengan satu keluarga tidak selalu berada dalam satu kawasan.

“Memang bukan atas nama dia sendiri, tapi atas nama keluarganya. Nah, sehingga pada saat diundi, ya, beda-beda,” jelasnya.

Menurut Joha, penempatan lapak yang berdekatan diharapkan dapat memudahkan keluarga pedagang dalam mengelola usaha. Meski demikian, usulan tersebut tetap perlu dipertimbangkan berdasarkan kondisi kepemilikan serta kebutuhan pedagang lainnya.

Ia menegaskan, belum ada kepastian apakah permintaan tersebut akan diterapkan dalam penataan pasar. Dinas Perdagangan masih harus menentukan skema yang dapat mengakomodasi aspirasi pedagang dengan tetap memperhatikan ketentuan penempatan lapak.

“Penataan lapak masih dievaluasi oleh dinas terkait untuk mencari pola yang terbaik dan sesuai dengan harapan pemilik lapak,” demikian Joha. (Adv)

Exit mobile version